Abdullah Azman. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS





Malaikat Tanpa Sayap

"Kita punya pilihan buat jalanin hidup. Tapi kita nggak punya pilihan, buat mati....."
Vino (adipati Dolken) adalah produk keluarga menengah ke atas yang tidak terlalu dekat dengan keluarga. Ketidak peduliannya berubah jadi kemarahan, setelah papanya, Amir (Surya Saputra) bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang. Mamanya, Mirna (kinaryosih) jenis perempuan yang baik-baik saja, tetapi begitu suaminya bangkrut, Mirna malah kabur dari rumah. Bahkan tega meninggalkan Wina (geccha Qheagaveta), anaknya yang paling kecil.
Keadaan tambah parah, saat Vino nunggak Spp hingga tiga bulan, bahkan mengambil keputusan drastis: keluar dari sekolah. Sementara Wina mendapat kecelakaan dan diharuskan menjalankan operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi.




Amir tidak punya uang untuk operasi Wina. Vino menyalahkan Amir sebagai orangtua yang tidak bertanggungjawab. Saat Wina membutuhkan tranfusi darah karena pendarahan, suster memanggil keluarga korban dan menyebutkna golongan darah Wina yang cukup langka ; A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah yang sama, mengajukan diri untuk diambil darahnya. Saat itulah, CALO (Agus Kuncoro) yang sedang mencari pendonor jantung mendengar hal itu. Ia menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung! Vino amat terkejut. Calo itu beralasan, ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino. Maka Vino adalah pilihan yang tepat.
Saat di rumah sakit itulah vino bertemu dengan MURA (Maudy Ayunda), gadis cantik yang sedang duduk diruang tunggu . Mereka  bicara sangat singkat. bahkan mereka tidak sempat berkenalan, karena tiba-tiba Papa Mura, LEVRAND( Ikang Fawzi) memanggilnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Rahajeng Arfitriany mengatakan...

lagunya BCL dong hehe :D

Posting Komentar